Rabu, 24 November 2010

Doa bagi hati yang GALAU


Rasulullah saw pernah mengajarkan kepada kita doa yang dapat menghilangkan derita, duka, bahkan doa ini dapat mencerahkan hati dan mencerdaskan pikiran. Keampuhan doa ini telah diakui oleh ulama, dan hadis tentangnya telah dinyatakan shahih oleh Imam Ahmad bin Hanbal, Ibnu Hibban dan Al-Hakim.
Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca doa berikut ini, Allah akan menghilangkan deritanya dan menggatikannya dengan kebahagiaan:
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد

اَللَّهُمَّ إِنِّى عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ ، مَاضٍ فِي حُكْمِكَ، عَدْلٌ فِي قَضَاءِكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اِسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِي وَنُورَ صَدْرِي وَجَلاَءَ حُزْنِي وَذِهَابَ هَمِّي

BismillâhirRahmânirRahîm
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa âli Muhammad
Allâhumma innî `abduka wabnu `abdika wabnu amatika, nâshiyatî biyadika, madhin fi hukmika, `adlun fi qadhâika. As-aluka bikulli ismin huwa laka sammayta bihi nafsaka aw anzaltahu fî kitâbika aw `allamtahu ahadan min khalqika awista`tsarta bihi fî `ilmil ghaybi `indaka an taj`alal qur’âna rabî`a qalbî wa nûra shadrî wa jalâa huznî wa dzihâba hammî.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Ya Allah, sampaikan shalawat kepada Rasulullah dan keluarganya
Ya Allah, aku adalah hamba-Mu putera hamba-Mu, ubun-ubunku ada di tangan-Mu, berlalu hukum-Mu dan adil ketentuan-Mu. Aku memohon pada-Mu dengan semua nama yang Kau namakan pada diri-Mu atau yang Kau turunkan dalam kitab-Mu atau yang kau ajarkan pada salah seorang dari makhluk-Mu atau yang Kau berikan pengaruhnya pada ilmu ghaib di sisi-Mu, jadikan Al-Qur’an keindahan kalbuku, cahaya hatiku, penyembuh dukaku dan penghapus deritaku. (Makarimul Akhlaq: 351)
Hadis ini diriwayatkan oleh Allamah Ath-Thabrasi juga oleh Imam Ahmad, Ibnu Hibban dan Al-Hakim, mereka menyatakan shahih hadis ini.